real estate menu left
real estate menu right

Admin

Login Form



Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini74
mod_vvisit_counterTotal41869
Kajian Utama PDF Cetak Email
Ada banyak sekali pertanyaan pada benak kita, namun terkadang jawabannya tidak mewakili keinginan kita. Pertanyaan-pertanyaan yang kita ajukan selalu mendapat jawaban yang tidak sederhana. Kita duduk di bangku sekolah untuk mendapatkan pengertian tentang sebuah ilmu. Namun para guru hanya memberikan definisi dan teori untuk memahamkan muridnya. Sekali lagi, kefahaman itu tidak mampu dicerna oleh semua muridnya.

Kita banyak melupakan sejarah belajar dan menerima pengajaran para nabi dan orang-orang alim masa lampau. Mereka menerima kefahaman terlebih dahulu baru mengajarkan sebuah ilmu. Di masa kita masih balita, apakah yang kita dapatkan dari seorang ibu ? Sebuah pengajaran dan belajar yang sangat unik dan ajaib. Beliau mengajarkan bagaimana menerima pengajaran tanpa kata-kata (parenting), sangat sederhana dan mudah difahami secara utuh (holistic). Ibu tidak pernah mendefinisikan bagaimana rasa kasih sayang dan cinta itu, tidak pula mengajarkan bagaimana cara menghisap air susu. Kita hanya diam untuk memahami sebuah pengertian yang mengalir begitu saja. Kefahaman yang utuh !! Kita menggeliat di pembaringan berbulan-bulan, merangkak, mencoba berdiri lalu jatuh, berdiri, lalu jatuh lagi, ribuan kali ! Ibuku menyaksikan proses itu... kita hanya diajarkan untuk memahami yang terjadi dalam jiwa kita, sebuah naluri yang merasuk dalam sukma. Mengerti itu adalah sebuah fenomena yang unik dan sederhana. Selama ini konsep kita terbalik !! Kita belajar sebuah "pengertian" dari definisi, uraian, penjelasan dan perumpamaan, akhirnya kita tetap tidak mengerti secara utuh.

Bagaimana Allah mengajarkan sesuatu kepada makhluknya ? Melalui Apa? Sebuah kefahaman yang bisa dimengerti oleh apa saja dan siapa saja, sangat mudah dan tidak njelimet. Yaitu sebuah kata tanpa suara (shaut) dan tanpa huruf (harf). Adalah kata-kata Tuhan yang paling sederhana dan mudah kita terjemahkan ke dalam bahasa verbal. Kita sudah menerima itu semua, baik berupa ilham baik (taqwa) maupun ilham buruk (fujur). Tanpa mengenal bahasa-Nya, kita akan mengatakan:

- Mengapa Shalat khusyu' itu sulit dilakukan ?
- Mengapa berbuat jahat itu lebih mudah sedangkan berbuat baik memerlukan upaya yang luar biasa ?
- Mengapa setiap berdoa sulit memahami jawabannya ?

Kajian ini akan menguak sebuah rahasia yang anda pertanyakan selama ini.

LAST_UPDATED2
 

Sekapur Sirih


Alhamdulillah, website Shalat Center Jawa Barat dapat terwujud, yang insya Allah akan menjadi sarana silaturahmi antar jamaah dan sebagai tempat menggali ilmu serta bertukar pengalaman dalam menuju Illahi.

Pengunjung Online

Ada 7 tamu online

Polling

Bagaimana isi Web ini?
 


Latest News

Popular


copyright2009@ www.shalatcenterjabar.org
Jl. Turangga Timur No.6 Telp:022.7312993 Fax:022.7312443
Bandung - Jawa Barat